DIAN YANG TAK KUNJUNG PADAM
Di kawasan Gunung Megang, dekat kota Palembang, tinggalah pemuda Yasin dengan ibunya. Ayahnya telah meninggal. Pada suatu hari ia berperahu ke Palembang dan bertemu pandang dengan seorang gadis jelita bernama Molek. Gadis itu putrid bangsawan di Palembang. Keduanya jatuh hati. Molek selalu teringat kegagahan Yasin, dan secara tak sadar Molek mulai suka berdandan. Begitu juga Yasin menjadi gelisah terbayang wajah Molek. Pada suatu hari Yasin dan ibunya diundang ke perhelatan perkawinan saudaranya, Madjid di Penaggiran. Selama menghadiri upacara perkawinan ini Yasin selalu teringat Molek.rnrnSepulang dari pesta perkawinan, Yasin memberanikan diri memohon kepada ibunya agar boleh menemui Moiek. Yasin kemudian menulis surat cinta kepada Molek dengan jalan menyelipkan surat itu di tempat mandi kekasihnya. Molek terkejut ketika mendapatkan surat Yasin, namun kegembiraan jelas terpancar dari wajahnya. Molek kemudian membalas surat cinta Yasin dan menyatakan keteguhan hatinya menerima cinta Yasin.
Tidak tersedia versi lain